Sabtu, 27 Juni 2015

ILMU PENDIDIKAN ISLAM

ILMU PENDIDIKAN ISLAM
Pendidikan adalah bentuk upaya demi pembudayaan dan pemberdayaan manusia untuk mengembangkan potensinya secara maksimal yang dalam pelaksanaannya pun sangat bergantung terhadap sang pendidik.
Dengan demikian mereka sangat dituntut untuk dapat memenuhi semua persyaratan sebagai seorang pendidik dengan Ilmu Pendidikan Islam yang ideal. Sedangkan untuk faktor pembawaan anak merupakan sebuah sasaran pokok oleh para pendidik. Bahwa teori merupakan sebuah konsep pemikiran manusia yang dinyatakan dan disusun secara sederhana mengenai bidang kehidupan berdasarkan pada  fakta-fakta yang saling berhubungan dan tentunya yang menunjang.
Ilmu Pendidikan Islam
Ilmu Pendidikan Islam
Adapun tugas dan fungsi pokok dalam Ilmu Pendidikan Islam, yaitu:
  • Melaksanakan pembuktian kepada teori Ilmu Pendidikan Islam,
  • Berperan sebagai bahan pengoreksi pada segala kekurangan teori Ilmu Pendidikan Islam,
  • Untuk memberikan sebuah informasi berkenaan pada pelaksanaan pendidikan untuk segala aspek bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
HAKIKAT ILMU PENDIDIKAN ISLAM
Secara teori, Ilmu Pendidikan Islam berarti dengan memberi makanan pada jiwa anak didik untuk mendapatkan kepuasan rohani berdasarkan pada ajaran Islam baik melalui lembaga maupun sistem kurikuler. Dan yang menjadi segi  fungsinya merupakan potensi yang dinamis manusia yaitu berupa bentuk keyakinan, ilmu pengetahuan, pengalaman , dan akhlak. Sebagai posisi yang berada dalam proses pendidikan Islam yang akan mampu mengantarkan manusia sebagai hamba Allah yang mukmin, muslim, dan mukhlis. Sedangkan untuk objek pendidikan Islam yaitu menyadarkan manusia sebagai makhluk individu yang diciptakan oleh Allah SWT dalam bentuk yang paling sempurna dan memiliki kedudukan yang utama.

TUJUAN ILMU PENDIDIKAN ISLAM

Tujuan dalam Ilmu Pendidikan Islam secara instruksional adalah sebagai berikut:
a. Memfokuskan anak untuk dapat menguasai suatu ilmu secara khusus,
b. Memfokuskan anak untuk mampu menguasai semua ilmu secara umum,
c. Bagi kurikuler,maka untuk dapat mencapai garis besar pada program pengajaran di institusi pendidikan
d. Secara institusional, maka tujuan yang harus diwujudkan berdasarkan dengan program pendidikan di setiap intitusi
e. Secara umum maupun nasional, maka cita-cita hidup yang telah ditetapkan untuk segera dicapai baik melalui pendidikan formal maupun pendidikan non-formal.
Jika Ilmu Pendidikan Islam dihubungkan dengan filsafat pendidikan Islam maka tugasnya adalah untuk menganalisa secara mendalam mengenai masalah pendidikan serta bentuk penyelesaiannya. Ilmu pendidikan bukan hanya berlandaskan pada tugas dengan teori akan tetapi juga berkenaan pada fakta yang empiris dan praktis di dalam masyarakat. Jadi nantinya akan terjadi sebuah interaksi antara ilmu pendidikan Islam dan kaum masyarakat yang saling melengkapi antara satu dengan lainnya. Ilmu Pendidikan Islam butuh adanya landasan yang begitu ideal, bersifat rasional, universal serta sungguh sistematik mengenai hakikat pendidikan. Filsafat pendidikan pun mengarahkepada seluruh aspek pendidikan yang obyektif guna sebagai kebutuhan manusia secara mendasar. Demikianlah filsafat pendidikan Islam akan terus berusaha untuk menunjukan ke mana arah pendidikan itu akan dibawa. Dengan bentuk dan ciri filsafat yang secara radikal, universal dan juga sistematis maka akan menimbulkan suatu pemikiran terhadap manusia yaitu sebagai individu, sosial, dan sebagai moral yang berorientasi kepada ikatan manusia dengan Sang Penciptanya secara vertikal, dengan masyarakatnya secara horizontal dan juga terhadap alam.
Ilmu Pendidikan Islam
Ilmu Pendidikan Islam
Menurut Al-Attas menyatakan pendidikan Islam sebagai pendidikan yang harus terlebih dahulu diberikan kepada manusia berupa pengetahuan tentang manusia kemudian disusul dengan pengetahuan-pengetahuan lainnya. Dengan demikian akan diketahui jati dirinya secara benar.

 Ilmu Pendidikan Islam Sebagai Disiplin Ilmu

Ilmu Pendidikan Islam termasuk dalam disiplin ilmu yang dikarenakan bahwa telah memenuhi segala persyaratan ilmu pengetahuan yaitu sebagai berikut :
1.   Pendidikan Islam memiliki obyek material yang menyatakan bahwa manusia sebagai peserta didik dan memiliki obyek formal yaitu aktivitas manusia terhadap usahanya dalam membimbing manusia lain menuju arah titik kedewasaan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
2. Pendidikan Islam memiliki sebuah metode, metode dalam pengembangan yang kiranya dipergunakan sebagai ilmu pengetahuan untuk wajah Islam adalah metode test, metode interview, metode observasi atau pengamatan, dan lain-lain.
3.  Pendidikan Islam memiliki sistematika, meskipun sistematika tersebut kadang tidak bisa tersurat. Maka sistematika dalam pendidikan Islam dapat diketahui dengan lahirnya suatu penggolongan akan masalah-masalah dan juga pembahasan masalahnya untuk masalah yang berada di dalam pendidikan Islam.

Sumber:http://isma-ismi.com/ilmu-pendidikan-islam.html